Landscape Photography Tips
Started By: angga_eighties Started On: Dec 23, 2016
3603
Halo, O-Fans!


Kali ini saya mau bagi tips sederhana nan seadanya mengenai dasar fotografi untuk temen-temen yang berencana menikmati liburan akhir tahun sambil jalan-jalan. Judulnya:

"Landscape Photography Tips"

Buat O-Fans yang hadir ke OPPO Community Gathering | Landscape Photography Tips kemarin pasti udah tau tentang tips-tips dasar mengambil foto landscape atau pemandangan. Nah, sekarang saatnya berbagi manfaat ke O-Fans yang lain juga.

Langsung aja yuk ke bahasannya:

1) Maksimalkan Depth of Field



Depth of Field atau kedalaman ruang, merupakan rentang jarak yang dimiliki subjek foto untuk menghasilkan variasi ketajaman atau focus pada foto yang dihasilkan.

Salah satu faktor yang memengaruhi DoF adalah aperture dari kamera. Aperture memiliki peran yang vital dalam proses fotografi. Komponen ini berfungsi mengatur akomodasi cahaya yang dapat ditangkap sensor kamera serta mengatur focal point (titik fokus) yang berpengaruh terhadap Depth of Field dalam proses pengambilan gambar. Dengan bukaan lensa yang besar, maka semakin besar akomodasi cahaya yang diterima sensor kamera.

Perlu diingat, Depth of Field akan semakin besar apabila angka/nomor yang tercantum pada pengaturan kamera juga semakin besar. (Contoh: kamera dengan aperture f/2.0 Depth of Field-nya lebih kecil daripada kamera ber-aperture f/2.2)



2) Mencari Focal Point



Mengatur focal point atau titik fokus juga merupakan hal yang perlu dilakukan saat ingin mengambil foto pemandangan yang membuatnya tidak hanya bagus, tapi juga ‘hidup’. Titik fokus berfungsi ‘mengarahkan’ setiap orang yang memandangi foto tersebut ke bagian yang sang fotografer ingin tonjolkan pada gambar. Pemilihan titik fokus yang pas akan menghasilkan gambar yang berkualitas dan tidak membosankan, karena titik tersebutlah yang ‘sengaja’ dijadikan daya tarik oleh sang fotografer.

Untuk memudahkan fotografer dalam menentukan titik fokus saat pengambilan gambar, dikenal sebuah teknik bernama Rule of Thirds, yaitu metode membagi pandangan yang tertangkap lensa menjadi 3 bagian vertikal dan horizontal. Contoh tersebut dapat dilihat pada garis merah yang terdapat pada gambar di atas. Setelahnya, tentukan titik fokus (terdapat 4 titik fokus utama) sesuai posisi objek dengan mengaturnya secara manual (tekan layar untuk atur fokus manual). Contoh tersebut ditunjukkan oleh garis kuning pada gambar di atas.



3) Utamakan Daratan



Yang dimaksud dalam poin iniadalah saran agar fotografer ‘memberi ruang’ terhadap daratan, setidaknya sepertiga dari porsi gambar di pandangan kamera. Keberadaan daratan sangat dianjurkan untuk memberi kedalaman terhadap hasil foto.




4) Sadari Kondisi Langit



Sama halnya seperti daratan, kehadiran langit pada foto pemandangan akan amat membantu meningkatkan kualitas gambar yang diambil. Namun, ada beberapa persyaratan lain untuk menambahkan unsur alam yang satu ini ke hasil jepretan kita:

1) Bila langit cerah namun terlihat ‘kosong’ karena tidak adanya ornamen lain (awan, bulan, bintang, petir, dll.) maka porsikan langit hanya mendapat seperempat atau seperlima ruang;
2) Bila langit memiliki ornamen yang dapat ‘mendramatisir’ hasil gambar (awan, bulan, bintang, migrasi sekumpulan burung, dll.) nantinya, maka porsikan langit mendapat sepertiga, bahkan hampir setengah, ruang.



5) Tambahkan Garis



Maksudnya?
Begini, ada kalanya kita bosan dengan gambar yang lurus secarahorizontal, 'kan? Nah, akhirnya jadi ingin coba ambil gambar dari sudut pandang yang drastis berbeda. Di sinilah fungsi dari garis atau lines pada proses fotografi. Pastikan bahwa kita sudah memerhatikankeberadaan garis dan memfokuskan kamera ke daerah cakupan garis tersebut, karena hal itu berfungsi mempertegas hasil gambar. Selain itu, faktor ini juga memiliki fungsi yang mirip dengan bingkai foto, yang akan mengarahkansiapapun yang melihat foto ke sisi di mana garis tersebut berada.



6) Tangkap Momentum



Terdapat tantangan yang cukup mendistraksi fotografer dalam mengambil foto pemandangan alam, terutama apabila aperture kamera mereka sebatas yang dimiliki perangkat smartphone. Tentunyabukan pertanyaan umum seperti, “Titik fokusnya di mana, ya?” namun juga padafakta bahwa kita tidak dapat mengatur kondisi yang terjadi di wilayah tempatkita memotret.

Contoh yang paling mendasar adalah saat kita berada dipinggir pantai, arus laut akan menimbulkan gelombang yang mendorong air ke bibir pantai. Atau saat hendakmemotret pepohonan, kadang angin yang menerpa pohon tersebut menyebabkanranting serta daunnya ikut bergerak searah hembusannya. Membuat fotografer kesulitan mengambil gambar karena akan timbul blur pada foto yang diambil.

Namun, jangan khawatir ataufrustrasi sebab adanya faktor ini, karena justru hal ini menimbulkan momentum yang dapat meningkatkankualitas foto dengan memberi kesan yang lebih nyata serta hidup terhadap hasil foto.



7) Manfaatkan "Waktu Emas"



Menurut O-Fans, kapan waktu terbaik untuk mengambil foto pemandangan? Siang hari? Saat sinar matahari sedang terang-terangnya?

Sayangnya, bukan. Menurut banyak fotografer, waktu terbaik untuk mengambil gambar pemandangan adalah saatfajar menyingsing atau sunrise, yaitu tenggat waktu antara subuh menuju pagi hari (sekitar pukul4.00 hingga 5.30 pagi). Pada periode waktu tersebut, gambar yang dihasilkan kamera akan terlihatjauh lebih ‘hidup’. Hal ini merupakan dampak dari lebih banyaknya warna merah dari matahari yang dapat memberikesan dramatis pada hasil foto.

Waktu lain yang juga cocok dijadikan hunting time adalahsaat surya tenggelam alias sunset. Karakteristik kondisi alam, yang sama seperti waktu subuh, di saatpetang menghidupkan suasana alam yang sesungguhnya pada hasil foto.



Yap, itu sedikit kiat dalam mengeksekusi Landscape Photography, O-Fans!
Udah makin siap untuk menyambut liburan?
Go packing and gear up your OPPO Camera Phone!

Semoga bermanfaat, O-Fans!

You have to log in before you can reply Login | Sign up

  

O-Fans Indonesia Database

Halo O-Fans! Mau jadi bagian dari aktivitas OPPO Community di kota kamu? Submit data kamu sekarang! Jangan lupa ajak teman kamu buat ikutan ya.
Loading...